<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Muhammad Sutiyadi Activity Journal</title>
	<atom:link href="http://yadisyahid.web.id/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yadisyahid.web.id</link>
	<description>eLearning &#124; Aviation &#124; Blogger &#124; Web Design &#124; Networking &#124; Hacking</description>
	<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 08:14:28 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Tips Menjadi Pemenang Kontes SEO</title>
		<link>http://yadisyahid.web.id/?p=196</link>
		<comments>http://yadisyahid.web.id/?p=196#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 12:28:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Sutiyadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Activities]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yadisyahid.web.id/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 2010 ini kontes, kompetisi, atau lomba SEO dipastikan bakal membanjiri jagad internet Indonesia. Kalau dihitung-hitung perputaran uang dari kontes SEo ini cukup besar. Bisa ratusan juta dalam setahun dan akan terus bertambah setiap tahunnya karena banyak pihak mulai sadar betapa pentingnya SEO untuk menyukseskan promosi online mereka. Selain itu, asal tahu caranya, buzz marketing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun 2010 ini <em>kontes, kompetisi, atau lomba SEO</em> dipastikan bakal membanjiri jagad internet Indonesia. Kalau dihitung-hitung perputaran uang dari kontes SEo ini cukup besar. Bisa ratusan juta dalam setahun dan akan terus bertambah setiap tahunnya karena banyak pihak mulai sadar betapa pentingnya SEO untuk menyukseskan promosi online mereka. Selain itu, asal tahu caranya, <a href="http://www.jokosusilo.com/2009/03/03/buzz-marketing-senjata-mematikan-peledak-pendapatan-bisnis-internet-anda/"title="Buzz Marketing: Senjata Mematikan Peledak Pendapatan Bisnis Internet Anda  "  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');"><strong>buzz marketing</strong></a> bisa dilakukan dengan cepat melalui kontes SEO.</p>
<p>Bagi anda yang berminat mencari uang lewat internet dengan kemampuan <span style="text-decoration: underline;">SEO atau search engine optimization</span> kondisi ini tentu menjadi peluang menarik. Sebab, selain uang yang dihasilkan cukup lumayan, lebih dari itu bila memenangkan kontes SEO memunculkan sebuah kepuasan tersendiri. Nama anda juga makin dikenal banyak orang sebagai jagoan SEO.<span id="more-196"></span></p>
<p>Bagaimana tips agar anda <strong>menang kontes SEO</strong>? Apa saja yang perlu anda persiapkan?</p>
<ol>
<li><strong>Pahami aturan kontes SEO.</strong> Ini hal pertama yang harus anda perhatikan: pahami dengan baik aturan kontes SEO yang anda ikuti. Dengan memahami dengan baik aturan kontes SEO, anda tahu apa yang harus anda lakukan dan yang harus dihindari.</li>
<li><strong>Tahu kekuatan anda.</strong> Seberapa jauh kemampuan ilmu SEO anda serta seberapa kuat aset virtual anda. Dengan mengetahui kekuatan anda, anda bisa menilai seberapa besar kemampuan anda untuk menang kontes SEO.</li>
<li><strong>Punya strategi mengikuti kontes SEO.</strong> Seperti bertempur di medan peperangan, mengikuti kontes SEO juga perlu mempunyai strategi SEO. Anda rumuskan bagaimana strategi SEO di awal kontes, di pertengahan masa kontes, dan mendekati masa akhir kontes. Tentu saja, strategi itu harus selalu anda cermati mengikuti perkembangan situasi kontes SEO yang anda ikuti. Kalau ternyata anda pikir strategi anda tidak cukup ampuh untuk mendongkrak posisi di sepuluh besar atau halaman depan <a href="http://www.jokosusilo.com/2009/07/20/cara-kilat-agar-blog-cepat-terindeks-di-search-engine/"title="Cara Kilat agar Blog Cepat Terindeks di Search Engine"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">search engine</a>, jangan ragu untuk mengubahnya.</li>
<li><strong>Pelajari kekuatan lawan.</strong> Anda perlu tahu siapa saja yang mengikuti kontes tersebut, bagaimana kekuatan mereka, dan strategi apa yang mereka pakai. Dengan mengetahui kekuatan dan strategi lawan, anda akan tahu bagaimana cara untuk melumpuhkan mereka dan memenangkan “pertempuran” SEO.</li>
<li><strong>Kembangkan aset virtual anda.</strong> Kalau anda punya beberapa situs web dan blog hal ini bisa menjadi modal awal berharga bagi anda ketika mengikuti sebuah kontes SEO. Situs web dan blog anda bisa digunakan untuk mendukung blog/situs web yang anda ikutsertakan kontes SEO. Karena itu selalu kembangkan aset virtual anda.</li>
<li><strong><a href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/18/banyak-teman-banyak-rejeki/"title="Banyak Teman Banyak Rejeki "  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">Banyak teman banyak rejeki</a>.</strong> Teman-teman anda bisa anda ajak untuk mendukung  anda dalam kontes SEO. Karena itu banyak teman tidak pernah ada ruginya.</li>
<li><strong>Segera ACTION.</strong> Kalau anda memang bersungguh-sungguh menekuni dunia SEO atau ingin menjadi <a href="http://www.jokosusilo.com/2009/09/15/dan-pemenangnya-adalah%E2%80%A6/"title="Dan pemenangnya adalah..."  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">jagoan SEO</a> jangan ragu untuk ACTION mengikuti kontes SEO. Ikuti dengan sungguh-sungguh dan terapkan ilmu-ilmu SEO yang sudah anda pelajari dalam kontes SEO. Kalaupun akhirnya anda belum berhasil menjadi pemenang kontes SEO, saya yakin minimal anda akan belajar banyak <a href="http://www.jokosusilo.com/2009/11/06/sekilas-soal-seo-on-page-off-page-dan-kesukaan-search-engine/"title="Sekilas Soal SEO On Page, Off Page, dan Kesukaan Search Engine"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">ilmu SEO</a> baru. Dan itu bisa anda pakai untuk mengembangkan aset-aset virtual anda.</li>
</ol>
<p>Oya, kebetulan <a href="http://seokita.com/"title="Blog Seokita"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/seokita.com');">Mas Keke</a> beberapa waktu lalu mengabari saya tentang kontes SEO <strong>the incredible java</strong> dengan target keyword <strong>“Indonesia Java International Destination”</strong> yang memperebutkan total hadiah lebih dari 20 juta. Bagi yang tertarik silakan meluncur ke <a href="http://contest.theincrediblejava.com/"title="Contest Incredible Java"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/contest.theincrediblejava.com');">situs webnya</a> dan terapkan <a href="http://www.jokosusilo.com/category/link-building-and-seo/"title="Link Building and SEO"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">tips-tips menang kontes SEO</a> di atas.</p>
<p>Artikel by : <a href="http://www.jokosusilo.com/2010/01/04/7-tips-menang-kontes-seo/" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">Joko Susilo</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yadisyahid.web.id/?feed=rss2&amp;p=196</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sanguinis, Kholeris, Plegmatis atau Melankolis kah anda ?</title>
		<link>http://yadisyahid.web.id/?p=193</link>
		<comments>http://yadisyahid.web.id/?p=193#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 08:12:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Sutiyadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>

		<category><![CDATA[kepribadian]]></category>

		<category><![CDATA[Kholeris]]></category>

		<category><![CDATA[Melankolis]]></category>

		<category><![CDATA[personality]]></category>

		<category><![CDATA[Plegmatis]]></category>

		<category><![CDATA[Sanguinis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yadisyahid.web.id/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[
Ternyata dengan mengetahui kepribadian dan watak diri sendiri akan membuat individu tersebut bisa mengoptimalkan kemampuannya. Karena sebelum kita mengetahui kepribadian orang lain alangkah lebih baik jika kita mengetahui kepribadian diri sendiri. Berikut ada beberapa jenis type kepribadian seseorang dan profesi apa yang bisa dimaksimalkan :
Tiap saat kita berhadapan dengan bermacam-macam situasi. Terutama ketika berhubungan dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yadisyahid.web.id/wp-content/uploads/2009/11/temperament.jpg" ><img class="alignleft size-medium wp-image-194" style="margin: 5px;" title="temperament" src="http://yadisyahid.web.id/wp-content/uploads/2009/11/temperament.jpg" alt="" width="300" height="298" /></a></p>
<p>Ternyata dengan mengetahui kepribadian dan watak diri sendiri akan membuat individu tersebut bisa mengoptimalkan kemampuannya. Karena sebelum kita mengetahui kepribadian orang lain alangkah lebih baik jika kita mengetahui kepribadian diri sendiri. Berikut ada beberapa jenis type kepribadian seseorang dan profesi apa yang bisa dimaksimalkan :</p>
<p><em><span>Tiap saat kita berhadapan dengan bermacam-macam situasi. Terutama ketika berhubungan dengan orang lain.</span></em></p>
<p><span>Sebagai pemimpin, mengertikah kita bagaimana cara `membakar’ motivasi para pegawai kita? Sebagai ibu, kita sering bingung nggak habis pikir plus pusing oleh watak keras kepala anak-anak kita?! Tak jarang pula, sebagai suami kita terus-terusan bertengkar sama istri yang padahal juga kita sayangi dan cintai?Adakah `zat kimia’ tertentu atau pola tertentu yang mempengaruhi sifat, sikap dan reaksi kita dan merasa dalam menghadapi berbagai situasi… sehingga kita bisa lebih berdamai dan mengerti mengapa semua reaksi itu terjadi? Bukankah akan lebih nikmat hidup ini kalau kita satu sama lain saling memahami?</span><span id="more-193"></span></p>
<p><span>Florence Litteur, penulis buku terlaris “<em>Personality Plus</em>” menguraikan, ada empat pola watak dasar manusia. Kalau saja semua sudah kita pahami, kita akan sangat terbantu sekali dalam berhubungan dengan orang lain.Kita akan jadi mengerti mengapa suami kita tiba-tiba marah sekali ketika meja kerjanya yang berantakan kita atur rapi. Kita juga akan mudah memahami mengapa pegawai kita gampang sekali berjanji… dan hebatnya dengan mudah pula ia melupakannya, “Oh ya, saya lupa”katanya sambil tertawa santai. Kita juga akan mudah mengerti mengapa istri kita nggak mau dengar sedikitpun pendapat kita, tak mau kalah,cenderung mempertahankan diri, selalu merasa benar dengan pendapatnya dan makin sengit bertengkar kalau kita mau coba-coba untuk mengalahkannya.</span></p>
<p><strong><span>Yang pertama,</span></strong><span> kata Florence adalah golongan <strong>Sanguinis</strong>, “Yang Populer”. Mereka ini cenderung ingin populer, ingin disenangi oleh orang lain. Hidupnya penuh dengan bunga warna-warni. Mereka senangsekali bicara tanpa bisa dihentikan. Gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Pada suatu saat ia berteriak kegirangan, dan beberapa saat kemudian ia bisa jadi menangis tersedu-sedu.</span></p>
<p><span>Namun orang-orang sanguinis ini sedikit agak pelupa, sulit berkonsentrasi, cenderung berpikir `pendek’, dan hidupnya serba tak beratur. Jika suatu kali anda lihat meja kerja pegawai anda cenderung berantakan, agaknya bisa jadi ia sanguinis. Kemungkinan besar ia pun kurang mampu berdisiplin dengan waktu, sering lupa pada janji apalagi bikin planning/rencana. Namun kalau disuruh melakukan sesuatu, ia akan dengan cepat mengiyakannya dan terlihat sepertinya betul-betul hal itu akan ia lakukan. Dengan semangat sekali ia ingin buktikan bahwa ia bisa dan akan segera melakukannya. </span>Tapi percayalah, beberapa hari kemudian ia tak lakukan apapun juga.</p>
<p>Orang yg cenderung sanguinis, kalo jiwanya baik, mungkin cocok jadi: pelawak, aktor, mc, presenter, motivator, cheerleader, pedagang, moderator, jurnalis, dll.</p>
<p>Kalo jiwanya jahat, mungkin bisa jadi: penipu, provokator, oportunis, dll.</p>
<p>Lain lagi dengan<strong> tipe kedua</strong>, golongan <strong>melankoli</strong>, “Yang Sempurna”. Agak berseberangan dengan sang sanguinis. Cenderung serba teratur, rapi, terjadwal, tersusun sesuai pola. Umumnya mereka ini suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam. Dalam sebuah pertemuan, orang sanguinis selalu saja mendominasi pembicaraan, namun orang melankoli cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangkan, lalu kalau bicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali.</p>
<p>Orang melankoli selalu ingin serba sempurna. Segala sesuatu ingin teratur. Karena itu jangan heran jika balita anda yang `melankoli’ tak `kan bisa tidur hanya gara-gara selimut yang membentangi tubuhnya belum tertata rapi. Dan jangan pula coba-coba mengubah isi lemari yang telah disusun istri `melankoli’ anda, sebab betul-betul ia tata-apik sekali, sehingga warnanya, jenisnya, klasifikasi pemakaiannya sudah ia perhitungkan dengan rapi. Kalau perlu ia tuliskan satu per satu tata letak setiap jenis pakaian tersebut. Ia akan dongkol sekali kalau susunan itu tiba-tiba jadi lain.</p>
<p>Orang yg cenderung melankolis, kalo jiwanya baik, mungkin cocok jadi: ilmuwan, seniman, aktivis sosial, analis, musisi, sastrawan, filsuf, programmer, webmaster, detektif, mata-mata, dll.</p>
<p>Kalo jiwanya jahat, mungkin bisa jadi: orang gila, psikopat, kritikus, dll.</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, manusia <strong>Koleris</strong>, “Yang Kuat”. Mereka ini suka sekali mengatur orang, suka tunjuk-tunjuk atau perintah-perintah orang. Ia tak ingin ada penonton dalam aktivitasnya. Bahkan tamu pun bisa sajaia `suruh’ melalukan sesuatu untuknya. Akibat sifatnya yang `bossy’ itu membuat banyak orang koleris tak punya banyak teman. Orang-orangberusaha menghindar, menjauh agar tak jadi `korban’ karakternya yang suka `ngatur’ dan tak mau kalah itu.</p>
<p><span>Orang koleris senang dengan tantangan, suka petualangan. Mereka punya rasa, “hanya saya yang bisa menyelesaikan segalanya; tanpa saya berantakan semua”. Karena itu mereka sangat “goal oriented”,tegas, kuat, cepat dan tangkas mengerjakan sesuatu. Baginya tak ada istilah tidak mungkin. Seorang wanita koleris, mau dan berani naik tebing, memanjat pohon, bertarung ataupun memimpin peperangan. Kalau ia sudah kobarkan semangat “ya pasti jadi…” maka hampir dapat dipastikan apa yang akan ia lakukan akan tercapai seperti yang ia katakan. Sebab ia tak mudah menyerah, tak mudah pula mengalah.</span></p>
<p>Orang yg cenderung koleris, kalo jiwanya baik, mungkin cocok jadi: manajer, direktur, pelatih, polisi, tentara, presiden, atlet, organisator, satpam, menteri, gubernur, camat, dll.</p>
<p>Kalo jiwanya jahat, mungkin bisa jadi: preman, diktator, perampok, anarkis, dll.</p>
<p><span>Hal ini berbeda sekali dengan jenis <strong>keempat, sang Phlegmatis</strong> “Cinta Damai”. Kelompok ini tak suka terjadi konflik, karena itu disuruh apa saja ia mau lakukan, sekalipun ia sendiri nggak suka. Baginya kedamaian adalah segala-galanya. Jika timbul masalah atau pertengkaran, ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran. Ia mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya nggak terus berkepanjangan.</span></p>
<p><span>Kaum phlegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin. Cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan. Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda-nunda. Kalau anda lihat tiba-tiba ada sekelompok orang berkerumun mengelilingi satu orang yang asyik bicara terus, maka pastilah parapendengar yang berkerumun itu orang-orang phlegmatis. Sedang yang bicara tentu saja sang Sanguinis.</span></p>
<p><span>Kadang sedikit serba salah berurusan dengan para phlegmatis ini. Ibarat keledai, “kalau didorong ngambek, tapi kalau dibiarin nggak jalan”. Jadi kalau anda punya staf atau pegawai phlegmatis, andaharus rajin memotivasinya sampai ia termotivasi sendiri oleh dirinya.</span></p>
<p>Orang yg cenderung plegmatis, kalo jiwanya baik, mungkin cocok jadi: psikolog, konsultan, guru, dosen, dokter, ustadz, farmasis, resepsionis, operator, dll.</p>
<p><strong><span>Mencoba Mengerti Orang Lain</span></strong></p>
<p><span>Nah, sekarang anda masuk golongan mana? Coba amati istri, suami atau anak-anak anda, mereka golongan apa? Jangan-jangan anda sekarang mulai mengerti mengapa suami-istri-anak-rekan anda bertingkahlaku “seperti itu” selama ini. Dan anda pun akan tertawa sendiri mengingat-ingat berbagai perilaku dan kejadian selama ini.</span></p>
<p>Ya, tapi apakah persis begitu? Tentu saja tidak. Florence Litteur, berdasarkan penelitiannya bertahun-tahun telah melihat bahwa ternyata keempat watak itu pada dasarnya juga dimiliki setiap orang. Yang beda hanyalah `kadar’nya. Oleh sebab itu muncullah beberapa kombinasi watak manusia.</p>
<p>Ada orang yang tergolong Koleris Sanguinis. Artinya kedua watak itu dominan sekali dalam mempengaruhi cara kerja dan pola hubungannya dengan orang lain. <span>Di sekitar kita banyak sekali orang-orang koleris sanguinis ini. Ia suka mengatur-atur orang, tapi juga senang bicara (dan mudah juga jadi pelupa).</span></p>
<p>Ada pula golongan Koleris Melankolik. <span>Mungkin anda akan kurang suka bergaul dengan dia. Bicaranya dingin, kalem, baku, suka mengatur, tak mau kalah dan terasa kadang menyakitkan (walaupun sebetulnya iatak bermaksud begitu). Setiap jawaban anda selalu ia kejar sampai mendalam. Sehingga kadang serasa diintrogasi, sebab memang ia ingin sempurna, tahu secara lengkap dan agak dingin. Menghadapi orang koleris melankolik, anda harus fahami saja sifatnya yang memang `begitu’ dan tingkatkan kesabaran anda. Yang penting sekarang anda tahu, bahwa ia sebetulnya juga baik, namun tampak di permukaan kadang kurang simpatik, itu saja.</span></p>
<p><span>Lain lagi dengan kaum Phlegmatis Melankolik. Pembawaannya diam, tenang, tapi ingat… semua yang anda katakan, akan ia pikirkan, ia analisa. Lalu saat mengambil keputusan pastilah keputusannya berdasarkan perenungan yang mendalam dan ia pikirkan matang-matang.</span></p>
<p><span>Banyak lagi tentunya kombinasi-kombinasi yang ada pada tiap manusia. Akan tetapi yang penting adalah bagaimana memanfaatkannya dalam berbagai aktivitas hidup kita. Jika suami istri saling mengerti sifat dan watak ini, mereka akan cenderung berusaha `memaafkan’ pasangannya. Lalu berusaha untuk menyikapinya secara bijaksana.</span></p>
<p><span>Begitu pula saat menerima calon pegawai. Untuk bidang-bidang yang membutuhkan tingkat ketelitian dan keteraturan yang tinggi, jauh lebih baik anda tempatkan orang-orang yang melankolik sempurna. Sedang di bagian promosi, iklan, resepsionis, MC, humas, wiraniaga, tentu jauh lebih tepat anda tempatkan orang-orang sanguinis. Lalu jangan posisikan orang-orang phlegmatis di bagian penagihan ataupun penjualan. </span>Hasilnya pasti akan amat mengecewakan.</p>
<p>Begitulah, manusia memang amat beragam. Muncul sedikit tanda tanya, diantara semua watak itu, mana yang paling baik? Jawabannya, menurut Florence, tak ada yang paling baik. Semuanya baik. Tanpa orangsanguinis, dunia ini akan terasa sepi. Tanpa orang melankoli, mungkin tak ada kemajuan di bidang riset, keilmuan dan budaya. <span>Tanpa kaum koleris, dunia ini akan berantakan tanpa arah dan tujuan. Tanpa sang phlegmatis, tiada orang bijak yang mampu mendamaikan dunia.</span></p>
<p>Yang penting bukan mana yang terbaik. <span>Sebab kita semua bisa mengasah keterampilan kita berhubungan dengan orang lain (interpersonal skill). Seorang yang ahli dalam berurusan dengan orang lain, ia akan mudah beradaptasi dengan berbagai watak itu. Ia tahu bagaimana menghadapi sifat pelupa dan watak acaknya kaum sanguinis, misalnya dengan memintanya untuk selalu buat rencana dan memintanya melakukansegera. Ia jago memanas-manasi (menantang) potensi orang koleris mencapai goal-nya, atau `membakar’ sang phlegmatis agar segera bertindak saat itu juga.”Inilah seninya”, kata Florence “dalam berinteraksi dengan orang lain”. Tentu saja awalnya adalah, “Anda dulu yang harus berubah”. Belajarlah jadi pengamat tingkah laku manusia…(lalu tertawalah)!</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> Oke,..menurutmu anda tipe yang manakah?</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yadisyahid.web.id/?feed=rss2&amp;p=193</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Binatang yang diharamkan dan dihalalkan</title>
		<link>http://yadisyahid.web.id/?p=189</link>
		<comments>http://yadisyahid.web.id/?p=189#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 09:00:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Sutiyadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<category><![CDATA[babi haram]]></category>

		<category><![CDATA[binatang yang dihalalkan]]></category>

		<category><![CDATA[binatang yang diharamkan]]></category>

		<category><![CDATA[makanan halal haram]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yadisyahid.web.id/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah beberapa dalil yang bisa kita ikuti dalam menentukan binatang yang halal dan haram.
i- Firman Allah SWT:
“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu”  (al-Baqarah:168)
ii- Firman Allah SWT:
“Dia menghalalkan bagi mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini adalah beberapa dalil yang bisa kita ikuti dalam menentukan binatang yang halal dan haram.</p>
<p align="justify"><strong>i</strong>- Firman Allah SWT:</p>
<p align="justify"><em>“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu</em>”  (al-Baqarah:168)</p>
<p align="justify"><strong>ii</strong>- Firman Allah SWT:</p>
<p align="justify"><em>“Dia menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan  mengharamkan bagi mereka segala yang buruk</em>” (al-A’raf:157)</p>
<p align="justify">Al-Quran telah menegaskan bahawa makanan yang dihalalkan oleh Allah ialah yang baik-baik sahaja. Justeru itu makanan yang memudaratkan agama dan kesihatan adalah haram dan termasuk di dalam al-khabai’th.<span id="more-189"></span></p>
<p align="justify"><span style="font-size: 130%;">Makanan yang  diharamkan:</span></p>
<p align="justify"><strong>1) <span style="color: #990000;">Bangkai</span>.</strong></p>
<p align="justify">Ini berdasarkan firman Allah SWT:<br />
Katakanlah: “<em>Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.</em>” (al-An’am:145)</p>
<p align="justify"><span style="font-size: 130%;">Termasuk di dalam kategori  bangkai ialah hewan:</span></p>
<ol>
<li>
<p align="justify">yang mati tercekik atau dicekik.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">yang mati kerana dipukul dengan kayu.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">yang mati kerana terjatuh atau dijatuhkan dari tempat    tinggi, termasuk juga yang dimasukkan kedalam sumur.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">yang mati kerana ditanduk oleh binatang lain.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">yang mati kerana dimakan binatang lain, sekalipun anjing    pemburu yang terlatih.</p>
</li>
</ol>
<p align="justify">Dalilnya ialah firman Allah SWT:<br />
“<em>Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging haiwan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan.</em>” (al-Mai’dah:3)</p>
<p align="justify">Ayat 3 surah al-Maidah ini mengecualikan mana-mana yang  tersebut yang sempat disembelih secara syar’ie selagi ia belum mati.</p>
<p align="justify"><strong>2) <span style="color: #006600;">Darah yang  mengalir</span>.</strong></p>
<p align="justify">Dalilnya ialah ayat-ayat di atas.<br />
Ibn Abbas r.a telah ditanya tentang limpa, lalu beliau menjawab: “makanlah”, lalu mereka berkata: “ia adalah darah”, jawab beliau: “yang diharamkan kepada kamu hanyalah darah yang mengalir”.</p>
<p align="justify"><strong>3) <span style="color: #336666;">Babi</span>.</strong></p>
<p align="justify">Dalilnya ialah ayat-ayat di atas.<br />
Ayat-ayat tersebut hanya menyebut daging, ini menyebabkab segelintir manusia menyangka selain dari daging babi seperti tulang dan lemaknya adalah halal. Sedangkan yang sahih ialah: setiap yang berasal darinya adalah haram dan hanya daging yang disebut kerana kebiasaannya daging itu yang dimakan.</p>
<p align="justify"><strong>4) <span style="color: #333399;">Sembelihan  untuk selain daripada Allah</span>.</strong></p>
<p align="justify">Dalilnya ialah ayat-ayat di atas.</p>
<p align="justify">Maksudnya ialah binatang disebutkan nama selain dari Allah semasa penyembelihan itu. Begitu juga sembelihan yang ditujukan kepada selain daripada Allah, samada disebut namanya atau tidak semasa penyembelihan, bahkan sekalipun dibacakan bismillah. Menurut pengarang Fath al-Majid fi Syarh Kitab al-Tawhid: “Ini kerana sembelihan untuk berhala (an-Nusb) menunjukkan pengagungan untuk taghut sekalipun tidak dilafazkan namanya. Maka ia sama dengan sembelihan yang disebut nama selain Allah. Jika diharamkan kerana disebut: “dengan nama al-Masih” dan sebagainya, maka memaksudnya adalah lebih aula untuk diharamkan. Sebabnya, ibadat kepada selain dari Allah adalah lebih besar kekufurannya berbanding yang memohon kepada selain Allah. Oleh yang demikian, jika haiwan itu disembelih untuk selain dari Allah sebagai ibadah (taqarrub), hukumnya haram sekalipun disebut bismillah.</p>
<p align="justify"><strong>5) <span style="color: #663366;">Semua  binatang buas</span> (as-Siba’) yang bertaring.</strong></p>
<p align="justify">Kata Ibn al-Athir: “iaitu binatang pemangsa yang memakan secara menerkam seperti: singa, harimau, serigala dan seumpamanya. Sabda Nabi SAW:<br />
“<em>Setiap yang memiliki taring dari kalangan pemangsa, maka memakannya adalah  haram</em>“. (Riwayat Malik, Muslim dan lain-lain dari hadith Abi Tha’labah al-Khusyani).</p>
<p align="justify">Al-Syafi’e berpandangan bahawa as-siba’ yang diharamkan ialah yang menyerang manusia seperti singa, harimau dan serigala. Oleh itu dubuk dan musang adalah halal. Abu Hanifah pula berpendapat bahawa karnivor adalah as-sabu’ di antaranya: gajah, dubuk dan kucing. Semuanya haram disisinya.</p>
<p align="justify"><em><strong>Hujah al-Syafi’e berhubung dengan dubuk:</strong></em></p>
<ol>
<li>
<p align="justify">ia tiada taring, sebaliknya semua giginya memang sama tajam.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Andai kata diterima bahawa ia memiliki taring, ia bukan dari kategori as-siba’ yang disebut di dalam hadith. Pendapat ini dipersetujui oleh Ibn al-Qayyim.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Hadith Jabir. Beliau ditanya tentang dubuk: Adakah dubuk binatang buruan? Jawabnya: ya. Beliau ditanya lagi: adakah ini disabdakan oleh nabi SAW? Jawabnya: ya. (Riwayat Abu Daud, At-Tirmizi dan disahihkannya serta an-Nasa-i dan Ibn Majah. Disahihkan juga oleh al-Hakim).</p>
</li>
</ol>
<p align="justify"><strong>6) <span style="color: #009900;">Semua jenis  burung berkuku tajam dan menyambar</span>.</strong></p>
<p align="justify">Dalilnya ialah hadith Ibn Abbas, katanya:<br />
“<em>Rasulullah SAW melarang (memakan) setiap yang bertaring dari binatang buas  dan setiap yang berkuku (claw) dari burung</em>.” (Riwayat Muslim)</p>
<p align="justify">Adapun yang dimaksudkan dengan burung yang mempunyai kuku ialah: yang kukunya tajam digunakan untuk menangkap dan melukakan serta mengoyak mangsa. Contohnya: helang, enggang, gagak dan layang-layang. Dikecualikan daripadanya: merpati dan burung-burung kecil; kerana ia termasuk dalam al-mustatob (perkara yang dipandang baik).</p>
<p align="justify"><strong>7) <span style="color: #663366;">Keldai  peliharaan.<br />
</span></strong><br />
Di antara perkara yang diharamkan oleh Nabi SAW dalam peperangan Khaibar ialah keldai peliharaan. (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).<br />
Kata al-’Allamah Siddiq hasan Khan: “Ramai dikalangan umat Arab yang memiliki naluri yang sejahtera mengharamkannya dan dia melihat syaitan.” Sabda Nabi SAW:<br />
“<em>Apabila kamu mendengar suara keldai, maka mohonlah perlindungan Allah dari  syaitan; sesungguhnya dia melihat syaitan.</em>” (Riwayat al-Bukhari dan  Muslim).</p>
<p align="justify">Para ulama sepakat tentang halalnya keldai liar -dan kuda belang dan seladang-. Nabi SAW telah dihadiahkan dengan keldai liar lalu baginda memakannya. (Riwayat al-Bukhari dari hadith Abi Qatadah).</p>
<p align="justify"><strong>Al-Jallalah (Binatang yang memakan kotoran).</strong></p>
<p align="justify">Iaitu binatang yang memakan kotoran dan sesuatu yang menjijikkan. Ibn Hazm menghadkannya hanya kepada yang berkaki empat sedangkan Ibn Hajar menyatakan ianya umum. Dalilnya:</p>
<p align="justify"><strong>i</strong>- Hadith Ibn Umar:<br />
Rasulullah SAW melarang dari memakan al-jallalah dan meminum susunya. (Riwayat Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah dan at-Tirmizi yang mensahihkannya).</p>
<p align="justify"><strong>ii</strong>- Hadith Ibn Abbas:<br />
Larangan itu ialah tentang memakan al-jallalah dan meminum susunya. (Riwayat Ahmad, Abu Daud, at-Tirmizi, an-Nasa-i, Ibn Majah, al-Hakim. At-Tirmizi mensahihkannya). Kata al-Hafiz dalam al-Fath: ia adalah yang paling sahih dalam bab ini.</p>
<p align="justify">Kata al-Albani: zahir hadith memihak kepada Ibn Hazm lantaran disebut tentang susunya. Sungguhpun begitu, para ulama meluaskannya kepada yang lebih umum sebagaimana yang disebut oleh Ibn Hajar.<br />
Kata al-Baghawi: “kemudian hukum tentang binatang yang memakan kotoran, hendaklah dilihat: jika ia hanya memakannya kadang-kadang, maka ia bukan al-jallalah; justeru tidak haram dimakan seperti ayam dan sebagainya”. Kata Ibn Hazm: “telah sahih bahawa Abu Musa mengurung ayam (bertujuan membersihkan makanannya), jika didapati memakan kotoran”.</p>
<p align="justify">Berhubung hal ini para ulama berbeza pendapat:</p>
<ul>
<li>
<p align="justify">Ahmad, ath-Thauri dan al-Syafi’iyyah berpendapat memakan al-jallalah adalah haram. Inilah yang ditegaskan oleh Ibn Daqiq al-’Eid.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Sebahagian yang lain menyatakan hukumnya adalah makruh    sahaja.</p>
</li>
</ul>
<p align="justify"><strong>Hukum memakan haiwan halal yang memakan bahan dari  daging babi.</strong></p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Pendapat Malik dan sebahagian ulama: daging dan telurnya harus dimakan; kerana makanan yang najis itu dapat disucikan dengan istihalah (seperti mengurungnya).</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pendapat sebahagian yang lain seperti ath-Thauri, al-Syafi’e    dan Ahmad: haram memakan daging, telur dan susunya.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Pendapat yang lain: jika kebanyakan makanannya adalah najis, maka dia adalah jallalah dan tidak boleh dimakan. Sebaliknya jika kebanyakan makanannya bukan najis, ia boleh dimakan.</p>
</li>
</ol>
<ul>
<li>
<p align="justify">Jawatankuasa Tetap Penyelidikan dan Fatwa Arab Saudi    mentarjihkan pendapat yang mendetailkan keadaan.</p>
</li>
</ul>
<p align="justify">‘Illah bagi keharaman al-jallalah ialah kenajisan. ‘Illah itulah yang mengubah daging dan susunya dari halal kepada haram. Jadi apabila ‘illat itu hilang dengan cara mengurungnya atau yang seumpama itu, hilanglah hukumnya berdasarkan kaedah:  Oleh demikian, tiada lagi ruang untuk mengharamkannya kerana ia adalah halal asalnya dan diharamkan lantaran halangan (najis). Apabila hilang najis, hilang haram.</p>
<p align="justify">Pendapat inilah yang sahih sepertimana yang dijelaskan oleh al-Hafiz dalam al-Fath dan al-Albani. Namun tiada satu had yang ditentukan dalam mengurung/membersihkan binatang itu sekalipun memang sahih bahawa Umar mengurung ayam al-jallalah selama 3 hari. Kata Siddiq Hasan Khan: “barangsiapa yang mendakwa bahawa najis itu masih kekal, sedangkan nama dan sifatnya sudah pergi, hendaklah memberikan dalil”.</p>
<p align="justify"><strong>9) <span style="color: #660000;">Anjing dan  kucing.</span></strong></p>
<p align="justify">Hampir tiada khilaf di kalangan ulama tentang pengharaman anjing melainkan satu riwayat pandangan Malik yang menyatakannya sebagai halal. Sungguhpun begitu, sebahagian ulama Malikiyyah (khususnya yang mutaakhkhirin) menyanggahi pandangannya itu. Pengharaman anjing dating dengan beberapa faktor:</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">ia adalah najis menurut jumhur ulama; lantaran arahan nabi SAW supaya bekas yang dijilat oleh anjing hendaklah dibasuh 7 kali yang pertama dengan air tanah. (Riwayat Muslim).</p>
</li>
<li>
<p align="justify">ia termasuk di dalam al-mustakhbath (yang dipandang jijik);    ia memakan kotoran.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">larangan nabi SAW daripada memakan harga anjing dan kucing.    (Riwayat as-sahih).</p>
</li>
</ol>
<p align="justify">Dalil keharaman kucing pula disebut di dalam hadith Jabir:<br />
“<em>Bahawasanya nabi SAW telah melarang dari memakan kucing dan harganya</em>.”  (Riwayat Abu Daud, at-Tirmizi dan Ibn Majah, dalam isnad hadith ini Muhammad Bin  Zaid – dhaif).<br />
Sungguhpun begitu, ia dikuatkan dengan dalil yang sama tentang keharaman anjing  di atas.<br />
Menurut ulama, tiada beza hukum di antara kucing liar ataupun jinak, melainkan salah satu pandangan al-Syafi’yyah yang menyatakan halal kucing liar.</p>
<p align="justify"><strong>10) <span style="color: #006600;">Semua jenis  binatang yang menjijikkan.</span></strong></p>
<p align="justify">Firman Allah SWT:<br />
” <em>dan Dia menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi  mereka segala yang buruk</em>” (al-A’raf:157)</p>
<p align="justify">Kebanyakan ulama memberikan garis panduan dalam hal ini  seperi berikut:</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Apa yang dipandang jijik dan kotor oleh manusia (yang murni fitrahnya) dari jenis haiwan – bukan kerana sesuatu ‘illah atau kerana tidak biasa â€“ sebaliknya semata-mata kerana menganggapnya jijik, maka ia adalah haram.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Apabila sebahagian manusia menganggapnya jijik sedangkan    yang tidak, maka yang diambil kira ialah tanggap majoriti.</p>
</li>
</ol>
<p align="justify">Sungguhpun begitu, al-Albani mempersoalkan tentang kesukaran menetukan yang manakah padangan teramai dan ia juga membabitkan soal budaya dan seumpamanya. Oleh itu menurutnya, yang paling tepat ialah: setiap yang jijik di sisi syara’ itu tentulah akan memudaratkan diri dan agama manusia.</p>
<p align="justify">Kebanyakan haiwan yang tidak dimakan oleh manusia sedangkan tiada dalil yang jelas menunjukkan ia haram, merupakan haiwan dari kategori ini.</p>
<p align="justify"><strong>11) <span style="color: #cc33cc;">Semua  binatang yang diarahkan untuk dibunuh atau dilarang dari dibunuh</span>.</strong></p>
<p align="justify">Sebilangan ulama berpendapat bahawa binatang-binatang yang dilarang oleh nabi SAW dari membunuhnya atau yang diarahkan untuk membunuhnya adalah haram.<br />
<strong>Binatang yang diarahkan bunuh:</strong></p>
<p align="justify">Sabda nabi SAW:<br />
<em>“Dari ‘Aisyah bahawa rasul SAW bersabda: 5 jenis binatang semuanya fawasiq boleh dibunuh di Tanah Haram: burung gagak, burung layang-layang, kala jengking, tikus, anjing dan al-’aqur (sejenis binatang yang menggigit)</em>.” (Riwayat al-Bukhari,  Muslim, at-Tirmizi dan an-Nasai).<br />
<strong>Binatang yang dilarang bunuh:</strong></p>
<p align="justify">Sabda nabi SAW:<br />
Dari Ibn Abbas bahawa nabi SAW telah melarang daripada membunuh 4 jenis binatang:  semut, lebah, belatuk dan nuri.</p>
<p align="justify"><strong>12) <span style="color: #330099;">Binatang  beracun samada yang ikan atau selainnya, diburu atau dijumpai mati</span>.</strong><br />
Ini adalah jelas kerana Islam melarang al-khabai’th. Juga dengan umum ayat:</p>
<p align="justify">” <em>Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.</em>”  (al-Baqarah:195)</p>
<p align="justify"><strong>13)</strong> <strong> <span style="color: #663300;">Hewan-hewan alam</span>:</strong></p>
<p align="justify">Kata al-Qadi Ibn al-’Arabi: Pendapat yang sahih berhubung hewan yang hidup di darat dan air ialah dilarang; kerana terdapat percanggahan dalil halal dan haram. Lalu kami memenangkan dalil haram sebagai langkah berhati-hati (ihtiyat).<br />
Sementara sebilangan ulama pula berpandangan bahawa semua haiwan yang memang hidup di laut adalah halal sekalipun ia mungkin boleh hidup di daratan kecuali katak kerana ada dalil lain berhubungnya.</p>
<p align="justify"><strong>14)</strong> <strong> <span style="color: #003333;">Binatang yang tidak disebutkan statusnya</span>:</strong></p>
<p align="justify">Berdasarkan sabda nabi SAW:</p>
<p align="justify">“<em>Apa yang Allah halalkan di dalam kitab-Nya, maka ia halal. Apa yang Allah haramkan, maka ia haram. Apa yang Allah diamkan tentangnya, maka ia adalah dimaafkan.</em>” (Riwayat al-Bazzar dan katanya: sanadnya sahih,  juga disahihkan oleh al-Hakim).</p>
<p align="justify"><strong>15)</strong> <span style="font-size: 130%; color: #996633;">Contoh-contoh binatang  yang diperselisihkan hukumnya</span>:</p>
<p align="justify"><strong>a) landak:</strong><br />
- yang mengharamkannya: Abu Hanifah dan Ahmad<br />
- yang menghalalkannya: Malik dan Syafi’e<br />
Dalil yang mengharamkannya, ialah hadith dari Ibn Umar dalam riwayat Ahmad dan Abu Daud. Namun isnadnya dhaif. Oleh itu yang rajih ialah: halal.</p>
<p align="justify"><strong>b) katak:</strong><br />
- <strong>yang menghalalkannya:</strong> Malik<br />
<strong><em>Dalilnya:</em></strong><br />
Umum ayat Allah:<br />
“<em>Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan</em>”  (al-Maidah:96)</p>
<p align="justify"><strong>ii-</strong> Umum hadith tentang air dan bangkai  hewan di lautan.</p>
<p align="justify">Dia (laut) suci airnya dan halal bangkainya. (Riwayat Malik,  al-Syafi’e dan imam yang empat).</p>
<p align="justify">Kedua-dua dalil ini umum tentang hidupan / haiwan di laut (air), lalu ia mencakupi katak; kerana katak termasuk dalam kategori soidul bahr.<br />
- <strong>yang mengharamkannya:</strong> Ahmad</p>
<p align="justify"><em><strong>Dalilnya:</strong></em><br />
Hadith Abd. Rahman Bin ‘Uthman tentang seorang doctor bertanya kepada nabi SAW tentang hukum menjadikan katak sebagai ubat (untuk dimakan), lalu nabi SAW melarang dari membunuhnya. (Riwayat disahihkan oleh al-Hakim. Dalam sanadnya ada Sa’id Bin Khalid al-Qurtubi: didhaifkan oleh an-Nasai tetapi dithiqahkan oleh Ibn Hibban serta kata ad-Daraqutni: dia Madaniyy yang boleh dibuat hujah dengannya).<br />
Justeru itu, jika nabi melarang dari dibunuh katak sedangkan tujuannya adalah untuk suatu yang penting seperti dijadikan ubat, tentulah ia tidak boleh dimakan sebarangan. Larangan makannya pula tentulah kerana ia memang haram dimakan. Ini kerana nabi SAW jika melarang dari membunuh sesuatu haiwan, maka ia mungkin kerana kehormatannya seperti manusia atau kerana haram dimakan seperti katak.<br />
Asy-Syawkani pula seakan-akan tidak bersetuju dengan kaedah binatang yang dilarang bunuh bererti haram dimakan; lantaran baginya ia tidak jelas. Namun yang rajih ialah: katak haram dimakan.</p>
<p align="justify"><strong>c) buaya:</strong></p>
<ul>
<li>
<p align="justify"><strong>yang menghalalkannya:</strong> Malik, Syafi’e dan sebahagian yang lain. Ini kerana ia termasuk di dalam soidul bahr. Oleh itu tentulah ia terkandung di dalam ayat surah al-Maidah:96 tersebut.</p>
</li>
<li>
<p align="justify"><strong>yang mengharamkannya:</strong> Abu Hanifah dan sebahagian lain. Ini kerana ia termasuk di dalam binatang buas, lalu termasuk di dalam kategori bintang buas bertaring.</p>
</li>
</ul>
<p align="justify">Kata Ibn Baz: masalah ini adalah ijtihadiyyah dan perbahasannya luas, namun yang lebih ahwat (berhati-hati) ialah meninggalkan daripada memakannya; mengambil kira khilaf yang wujud di samping langkah berjaga-jaga mengelakkan larangan.</p>
<p align="justify"><strong>d) dubuk:</strong> telah dibincangkan sebelum ini.</p>
<p align="justify"><strong>Penutup:</strong><br />
Ini adalah yang dapat diusahakan berhubung persoalan halal dan haramnya binatang-binatang yang mempunyai berbagai-bagai spesis. Pendetailan tajuk boleh dirujuk di dalam kitab-kitab tafsir dan hadith ahkam serta buku-buku Fiqh.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yadisyahid.web.id/?feed=rss2&amp;p=189</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menyongsong Mihwar Daulah</title>
		<link>http://yadisyahid.web.id/?p=187</link>
		<comments>http://yadisyahid.web.id/?p=187#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 04:16:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Sutiyadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<category><![CDATA[mihwah daulah]]></category>

		<category><![CDATA[mihwar dauli]]></category>

		<category><![CDATA[mihwar siyasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yadisyahid.web.id/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[Ada empat mihwar yang harus dilalui dakwah ini untuk mewujudkan visi yang dicita-citakannya; mihwar tandzimi, mihwar sya&#8217;bi, mihwar muassasi, dan mihwar daulah. Dalam terminologi Anis Matta di buku Menikmati Demokrasi, mihwar yang terakhir ini disebut dengan Mihwar Dauli. Mihwar Daulah/Mihwar Dauli ditandai dengan penetrasi dakwah ke pemerintahan dan lembaga-lembaga negara. Dakwah pada mihwar ini, dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;">Ada empat mihwar yang harus dilalui dakwah ini untuk mewujudkan visi yang dicita-citakannya; <span style="font-style: italic;">mihwar tandzimi</span>, <span style="font-style: italic;">mihwar sya&#8217;bi</span>, <span style="font-style: italic;">mihwar muassasi</span>, dan <span style="font-style: italic;">mihwar daulah</span>. Dalam terminologi <a href="http://muchlisin.blogspot.com/2009/07/anis-matta.html" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/muchlisin.blogspot.com');">Anis Matta</a> di buku <span style="font-weight: bold;"><span style="font-style: italic;">Menikmati Demokrasi</span></span>, mihwar yang terakhir ini disebut dengan <span style="font-style: italic;">Mihwar Dauli</span>. <span style="font-style: italic;">Mihwar Daulah</span>/<span style="font-style: italic;">Mihwar Dauli</span> ditandai dengan penetrasi dakwah ke pemerintahan dan lembaga-lembaga negara. Dakwah pada mihwar ini, dengan demikian, mampu mempengaruhi dan mengelola negara sehingga kebijakan-kebijakannya sesuai dengan nilai-nilai Islam. Pada akhirnya, rakyatlah yang akan merasakan keadilan dan kesejahteraan dari negara yang kita cintai bersama.</div>
<p><span id="more-187"></span></p>
<div style="text-align: justify;">Jika <span style="font-style: italic;">mihwar tandzimi</span> berkonsentrasi pada pencetakan dan pembentukan kader sebagai basis operasional dakwah; <span style="font-style: italic;">mihwar sya&#8217;bi</span> mulai memunculkan kader-kader dakwah untuk berperan di ranah publik membentuk basis sosial, mengintensifkan kegiatan dakwah &#8216;ammah dan membentuk wajihah-wajihah;<span class="fullpost"> lalu <span style="font-style: italic;">mihwar muassasi</span> mempertemukan dakwah dengan kegiatan dan kelembagaan politik serta penetrasi dakwah parlemen; maka <span style="font-style: italic;">mihwar daulah</span> mendapatkan pekerjaan baru untuk menyiapkan pemimpin-pemimpin negara, <span style="font-style: italic;">blue print</span> pemerintahan, regulasi dan perundang-undangan, serta pengelolaan negara. Sebagai konsekuensinya, beban dakwah yang semakin berat dan ranah kerja dakwah yang semakin luas ini membutuhkan persiapan-persiapan yang lebih besar dari pada mihwar-mihwar sebelumnya.</span></div>
<p><span class="fullpost"><br />
Untuk mendukung persiapan-persiapan itulah buku <span style="font-weight: bold;">Menyongsong Mihwar Daulah</span> ini ditulis oleh <span style="font-weight: bold;">Ust. Cahyadi Takariawan</span>. Maka, selain mengupas empat mihwar di atas –dengan terlebih dahulu diawali tulisan tentang dakwah, kewajiban, tujuan, metode, sampai aspek pertumbuhannya- hampir separuh buku ini berisi persiapan-persiapan aktivis dakwah dalam menyongsong mihwar daulah.</p>
<p>Persiapan itu dikelompokkan penulis menjadi 6 bagian; persiapan ruhani (<span style="font-style: italic;">ruhiyah</span>), persiapan karakter (<span style="font-style: italic;">muwashafat</span>), persiapan intelektual (<span style="font-style: italic;">fikriyah</span>), persiapan fisik (<span style="font-style: italic;">jasadiyah</span>), persiapan kompetensi (<span style="font-style: italic;">kafa&#8217;ah</span>), serta persiapan materi (<span style="font-style: italic;">maaliyah</span>).</p>
<p>Persiapan ruhiyah bersumber dari aqidah Islam, dan ia menjadi rahasia kekuatan Islam! Dengan persiapan ruhiyah tumbuhlah keyakinan yang kokoh dan terbentuklah sifat rabbaniyah. Dengan mengambil metode dakwah fase Makkiyah, persiapan ruhiyah ini harus diawali dari pembinaan aqidah yang benar lalu diikuti dengan pembersihan jiwa (tazkiyatun nafs).</p>
<p>Diantara parameter persiapan ruhiyah yang benar dalam menyongsong mihwar daulah adalah terbebasnya kader dari gejala kekeringan ruhaniyah, yaitu mudah dilanda kejenuhan dan kemalasan, mudah emosi dan tersinggung, mudah kecewa dan putus asa, serta mudah mengeluh dan meratapi kondisi.</p>
<p>Persiapan muwashafat mengharuskan kita untuk lebih serius dalam aktifitas tarbiyah. Persiapan muwashafat tidak lain adalah penyiapan kader dakwah melalui tarbiyah agar memiliki 10 muwashafat yang telah banyak kita hafal bersama; <span style="font-style: italic;">salimul aqidah</span> (aqidah yang selamat), <span style="font-style: italic;">shahihul ibadah </span>(ibadah yang benar), <span style="font-style: italic;">matinul khuluq</span> (akhlak yang mulia), <span style="font-style: italic;">qadirun alal kasbi</span> (berdaya secara ekonomi), <span style="font-style: italic;">mutsaqqaful fikri</span> (wawasan yang luas), <span style="font-style: italic;">qawiyyul jismi</span> (fisik yang sehat), <span style="font-style: italic;">mujaahidun linafsihi</span> (memerangi nafsunya sendiri), <span style="font-style: italic;">munazhzhamun fi syu&#8217;unihi</span> (teratur dalam segala urusannya), <span style="font-style: italic;">hariitsun ala waqtihi</span> (manajemen waktu yang baik), dan <span style="font-style: italic;">nafi&#8217;un li ghairihi</span> (bermanfaat bagi sesama).</p>
<p>Sebenarnya 10 muwashafat ini sudah menyangkut persiapan-persiapan lainnya seperti persiapan fikriyah, jasaadiyah, dan maaliyah. Namun penulis (Ust. Cahyadi Takariawan) hendak membahasnya lebih detail dan memberikan penekanan yang lebih. Karenanya persiapan-persiapan itu dibahas lebih lanjut.</p>
<p>Persiapan fikriyah dalam menyongsong mihwar daulah mengharuskan seorang kader untuk memiliki pengetahuan Islam secara lengkap dan pengetahuan modern sekaligus. Pengetahuan Islam yang dimaksud adalah penguasaan atas ilmu ushul ats-tsalatsah (tiga ma&#8217;rifat tentang Allah SWT, Ar-Rasul, dan Al-Islam), Al-Qur&#8217;an (kandungan dan ilmu-ilmu yang berhubungan dengannya), As-Sunnah (kandungan dan ilmu-ilmu yang berhubungan dengannya), ushul fiqih, aqidah, akhlak, dan fiqih, sirah nabawiyah dan tarikh umat Islam, ilmu bahasa Arab, sistem musuh dalam deislamisasi, studi Islam modern, serta fiqih dakwah.</p>
<p>Secara jamaah, pengetahuan modern harus dikuasai di semua bidangnya. Harus ada kader yang menguasai satu spesialisasi ilmu, sementara spesialisasi lain dikuasi oleh kader lainnya. Dengan demikian, ilmu yang dibutuhkan dalam pelayanan publik termasuk keahlian praktis dan keprofesian, pengelolaan negara dan teknologi, semuanya harus dimiliki. Sementara secara personal, kader dakwah harus menguasai ilmu yang menjadi profesinya serta memiliki pengetahuan umum di luar spesialisasinya.</p>
<p>Persiapan jasadiyah juga sangat diperlukan dalam mihwar daulah. Aktifitas yang semakin padat, baik amal tarbawi, amal mihani, maupun amal siyasi mutlak memerlukan kesiapan fisik yang prima. Maka, kebiasaan hidup sehat dan olahraga secara teratur menjadi kunci suksesnya persiapan jasadiyah ini.</p>
<p>Persiapan kompetensi mutlak diperlukan karena saat memasuki mihwar daulah, dakwah membutuhkan banyak SDM untuk memasuki posisi-posisi strategis dalam pemerintahan, baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Persiapan ini perlu dimulai dari pemetaan posisi strategis yang akan dikelola dan bagaimana kompetensi SDM yang diperlukannya. Selanjutnya, kader dengan kompetensi yang tepat-lah yang ditempatkan pada posisi strategis yang tepat.</p>
<p>Persiapan maliyah diperlukan dalam mihwar daulah, bahkan lebih besar dari mihwar sebelumnya. Ia diperlukan dalam skala individu dan kolektif. Maka kekuatan maaliyah ini harus dipupuk dengan aktifitas usaha sedini mungkin.</p>
<p>Mihwar daulah, selain membutuhkan enam persiapan di atas, juga membutuhkan keseimbangan peran antara ikhwan dan akhwat. Karenanya Ust. Cahyadi Takariawan membuat bab tersendiri yang membahas peran akhawat muslimah dalam dakwah. Selain mengemukakan penghargaan Islam kepada perempuan, peran akhawat muslimah di zaman keemasan Islam juga peran akhawat dalam gerakan dakwah modern. Mengakhiri bab terakhir ini, Ust. Cahyadi Takariawan menuliskan pedoman umum keterlibatan akhawat. <span style="font-style: italic;">Pertama</span>, kesadaran dan partisipasi sosial politik. <span style="font-style: italic;">Kedua</span>, fardhu kifayah dalam berperan di bidang sosial politik. <span style="font-style: italic;">Ketiga</span>, peran dalam pendidikan sosial dan politik, utamanya di ranah tanggung jawabnya baik lingkungan keluarga atau pun lainnya.</p>
<p>Buku ini memang tidak membahas secara detail bagaimana metode dan langkah praktis persiapan-persiapan menyongsong mihwar daulah, karena ia memang menjadi urusan internal tarbiyah. Artinya, sasaran-sasaran yang dijelaskan dalam persiapan menyongsong mihwar daulah di buku ini akan dicapai dengan aktifitas tarbiyah dengan segala <span style="font-style: italic;">manhaj</span> dan <span style="font-style: italic;">wasaail</span>–nya. Sehingga jika pembaca menginginkan dirinya mampu memenuhi persiapan-persiapan itu tidak ada jalan lain kecuali bergabung dalam tarbiyah dan istiqamah di dalamnya. Satu harapan kita, semoga buku ini –sebagaimana promosinya di majalah tarbawi dan media lain- menjadikan kader lebih cerdas dan siap menyongsong mihwar daulah! Wallaahu a&#8217;lam bish shawab. <span style="font-style: italic;">[<span style="font-weight: bold;">Muchlisin</span>]</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yadisyahid.web.id/?feed=rss2&amp;p=187</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>10 Tips Membuat Situs Web yang Efektif Mendatangkan Penjualan Melimpah</title>
		<link>http://yadisyahid.web.id/?p=185</link>
		<comments>http://yadisyahid.web.id/?p=185#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 04:36:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Sutiyadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Networking]]></category>

		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<category><![CDATA[Web Design]]></category>

		<category><![CDATA[lainlain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yadisyahid.web.id/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Anda berencana membuat toko online? Atau sudah punya namun penjualannya tidak menggembirakan? Rasanya anda perlu tengok kembali situs web anda. Dan perhatikan kesepuluh patokan situs web efektif di bawah ini, apakah sudah melekat di situs web anda.
Untuk menghilangkan rasa penasaran anda, silakan langsung disimak.

Fokus di niche tertentu. Situs web anda perlu focus pada niche tertentu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda berencana membuat toko online? Atau sudah punya namun penjualannya tidak menggembirakan? Rasanya anda perlu tengok kembali <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/12/membuat-situs-web-yang-nyaman-di-mata-dan-enak-di-hati/"title="Situs Web yang Nyaman di Mata dan Enak di Hati"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">situs web</a> anda. Dan perhatikan kesepuluh patokan situs web efektif di bawah ini, apakah sudah melekat di situs web anda.</p>
<p>Untuk menghilangkan rasa penasaran anda, silakan langsung disimak.<span id="more-185"></span></p>
<ol>
<li><strong>Fokus di niche tertentu.</strong> Situs web anda perlu focus pada niche tertentu. Contoh yang baik misalnya seperti Arrahman Distro yang khusus menjual produk <a href="http://arrahmandistro.com/"title="Arrahman Distro"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/arrahmandistro.com');">busana muslim</a>.</li>
<li><strong>Optimalkan SEO.</strong> Optimasi situs web anda seperti dengan menyiapkan title tags, meta description, meta keywords dan kode HTML yang dibutuhkan. Hal ini sedikit banyak ikut berperan mendongkrak posisi situs web anda di search engine.</li>
<li><strong>Perbanyak keyword.</strong> Pada tiap halaman, isi dengan keyword utama dan tulis keyword antara 7 sampai 10 kali. Letakkan juga <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/01/kata-kunci-penentu-kesuksesan-anda/"title="Kata Kunci: Penentu Kesuksesan anda"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">keyword</a> sebagai anchor text.</li>
<li><strong>Hindari memakai javascript dan frame.</strong> Penggunaan keduanya bisa menghambat spider <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/07/14/jemput-pengunjung-dengan-search-engine/"title="Jemput Pengunjung dengan Search Engine"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">search engine</a> dalam mengcrawl secara sempurna seluruh isi situs web anda.</li>
<li><strong>Konten prima.</strong> Lagi-lagi konten tetap jadi raja. Sekalipun itu dimaksudkan untuk toko online, konten yang memikat bisa menambah daya tarik produk anda. Sebagai contoh: umpamanya anda menjual produk obat pusing, anda mungkin bisa menulis “inilah ramuan yang disarikan dari jeruk nipis Gunung Ciremai dipadukan dengan garam pilihan dari Madura serta daun teh yang dipetik oleh tangan-tangan terampil di puncak Bogor. Dst… “ Di sini peran <a href="http://lehmannsblog.com/2009/01/tujuan-copywriting-adalah-meningkatkan-penjualan/"title="TUJUAN COPYWRITING ADALAH “MENINGKATKAN PENJUALAN”"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/lehmannsblog.com');">copywriting</a> bisa menggugah sisi emosional dan logika calon pembeli.</li>
<li><strong>Judul dan sub judul.</strong> Selain judul tambahkan sub judul pada tiap halaman. Tujuannya untuk meningkatkan perhatian pembaca.</li>
<li><strong>Informasi seakurat mungkin.</strong> jelaskan spesifikasi, ukuran, jenis, bahan, atau apapun yang terkait dengan produk anda. Jelaskan dengan jelas.</li>
<li><strong>Tes situs web di berbagai browser.</strong> Coba tes situs web anda di berbagai browser seperti FireFox, Opera, Internet Explorer, Chrome, dan lainnya. Pastikan tampilan yang anda harapkan terlihat di tiap browser. Selain browser, tes juga dnegan menggunakan <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/13/tes-situs-web-anda/"title="Tes Situs Web anda"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">layar komputer</a> yang berbeda ukuran.</li>
<li><strong>Tambahkan call to action.</strong> Orang sering lupa kalau tak diingatkan. Tambahkan pada akhir kalimat agar mereka segera melakukan pembelian.</li>
<li><strong>Pelan tapi pasti.</strong> Mulai dari <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/17/tentukan-target-anda-sekarang/"title="Tentukan Target anda Sekarang!"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">target</a> yang kecil kemudian terus meningkat dan meningkat sampai akhirnya impian yang mungkin bahkan tak pernah anda pikirkan sebelumnya telah tercapai.</li>
</ol>
<p>Segera ACTION sekarang juga!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yadisyahid.web.id/?feed=rss2&amp;p=185</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Teknik Promosi Apa yang Terbaik, SEO atau PPC?</title>
		<link>http://yadisyahid.web.id/?p=182</link>
		<comments>http://yadisyahid.web.id/?p=182#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 03:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Sutiyadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<category><![CDATA[Web Design]]></category>

		<category><![CDATA[lainlain]]></category>

		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yadisyahid.web.id/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Punya situs web atau blog, anda pasti ingin posisinya jadi yang terdepan dalam pencarian search engine. Kalau bisa, di semua kata kunci yang dibidik, situs web anda jadi yang pertama. Maka tak ada pilihan lain, kecuali menggiatkan promosinya.
Nah bicara soal teknik promosi, ada dua pilihan utama  yang sering dipakai untuk mendongkrak posisi sebuah situs web: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Punya situs web atau blog, anda pasti ingin posisinya <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/04/21/membuat-blog-bersahabat-dengan-search-engine/"title="Membuat Blog Bersahabat dengan Search Engine"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">jadi yang terdepan dalam pencarian search engine</a>. Kalau bisa, di semua kata kunci yang dibidik, situs web anda jadi yang pertama. Maka tak ada pilihan lain, kecuali menggiatkan promosinya.</p>
<p>Nah bicara soal teknik promosi, ada dua pilihan utama  yang sering dipakai untuk mendongkrak posisi sebuah situs web: SEO dan PPC. Di antara keduanya, mana pilihan terbaik anda? SEO kah atau PPC?</p>
<p>Sebelum anda menentukan pilihan, mari kita urai satu per satu terlebih dulu…<span id="more-182"></span></p>
<p>Search engine optimization (SEO) berhubungan dengan upaya merebut perhatian <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/07/14/jemput-pengunjung-dengan-search-engine/"title="Jemput Pengunjung dengan Search Engine"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">search engine</a>. Agar search engine menempatkan situs web anda di halaman depan pencarian. Dalam istilah yang lebih gaul aktivitas SEO disebut upaya merebut cinta Google. Agar ketika Google (dan search engine lainnya) telah terpikat oleh situs web anda, maka dengan senang hati situs web anda akan ditempatkan pada posisi terhormat dalam hasil pencarian.</p>
<p>Tentang SEO ini <a href="http://ownleaders.blogspot.com/2008/09/pengalaman-seo.html"title="Pengalaman SEO"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/ownleaders.blogspot.com');">Mas Satriyo</a> punya pengalaman tersendiri. Juga cerita dari <a href="http://mashengky.wordpress.com/2008/10/15/blog-baru-jual-band-tshirt/"title="Blog Baru Jual Band Tshirt"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/mashengky.wordpress.com');">Mas Hengky</a> dan <a href="http://zam-sy.blogspot.com/2008/12/tahukah-ranking-web-anda-di-search.html"title="Tahukah Ranking Web Anda di Search Engine"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/zam-sy.blogspot.com');">Mas Zamahsari</a>.</p>
<p>Sedang Pay Per Click (PPC) maksudnya anda beriklan yang hitungan pembayarannya dari setiap kali iklan anda diklik. Seperti di <a href="http://adwords.google.com/"title="Adwords"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/adwords.google.com');">Adwords</a> atau untuk PPC lokal seperti di <a href="http://adsensecamp.com/"title="Adsensecamp"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/adsensecamp.com');">Adsensecamp</a> yang diikuti <a href="http://ariefmaulana.com/"title="Arief Maulana"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/ariefmaulana.com');">Mas Arief</a>. Dengan beriklan di Adwords misalnya, iklan anda akan ditampilkan dalam halaman depan hasil pencarian Google. Harapannya aliran traffic ke situs web anda membludak dan meningkatkan penjualan produk anda.</p>
<p>Bila anda pilih cara cepat, memakai PPC adalah jawabannya. Langsung iklan anda bisa tampil di halaman depan pencarian Google.  Tapi tentu anda perlu keluar uang untuk beriklan. Sedang kalau menggunakan SEO, prosesnya tak seinstan PPC. Apalagi anda perlu belajar terlebih dulu soal SEO. Baru setelah menguasainya, anda bisa mengetes kemampuan SEO anda. Dan melihat bagaimana hasilnya.</p>
<p>Lalu kalau anda ingin menggunakan SEO, tapi tanpa perlu belajar bagaimana? Bisa juga. Anda tinggal menyewa ahli SEO untuk mengutak-atik situs web anda. Tapi sekali lagi, hasilnya tak secepat memakai PPC. Setelah SEO dilakukan, anda butuh waktu sampai search engine meng-update hasilnya.</p>
<p>Kalau saya ditanya apa yang paling efektif, saya akan jawab begini. Pertama, saya akan gunakan PPC. Saya akan test <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/02/01/kata-kunci-penentu-kesuksesan-anda/"title="Kata Kunci: Penentu Kesuksesan Anda"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">kata kunci</a> yang saya pilih dan melihat hasilnya. Jika hasilnya bagus, saya akan teruskan dengan SEO. Setelah keduanya saya ketahui hasilnya, baru saya kombinasikan keduanya.</p>
<p>Nah kalau menurut anda bagaimana? Saya yakin anda punya jawaban sendiri. Mari kita diskusi di sini…</p>
<p>artikel by : Joko Susilo</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yadisyahid.web.id/?feed=rss2&amp;p=182</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Kilat agar Blog Cepat Terindeks di Search Engine</title>
		<link>http://yadisyahid.web.id/?p=178</link>
		<comments>http://yadisyahid.web.id/?p=178#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 03:24:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Sutiyadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>

		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<category><![CDATA[lainlain]]></category>

		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>

		<category><![CDATA[Search Engine]]></category>

		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yadisyahid.web.id/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Anda baru saja membuat blog, namun blog anda tidak kunjung tampil di search engine? Jangan khawatir, tips-tips berikut ini akan membantu anda. Diperkirakan hasilnya blog baru anda akan muncul di search engine paling lama dalam dua hari.
Silakan simak baik-baik kelima tips berikut ini dan ACTION-kan saja.




 Posting Lebih dari Satu Konten. Siapkan konten awal blog [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda baru saja <strong>membuat blog</strong>, namun blog anda tidak kunjung tampil di <a href="http://www.jokosusilo.com/2008/07/14/jemput-pengunjung-dengan-search-engine/"title="Jemput Pengunjung dengan Search Engine "  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">search engine</a>? Jangan khawatir, tips-tips berikut ini akan membantu anda. Diperkirakan hasilnya blog baru anda akan muncul di search engine paling lama dalam dua hari.</p>
<p>Silakan simak baik-baik kelima tips berikut ini dan ACTION-kan saja.<span id="more-178"></span></p>
<ul></ul>
<ul></ul>
<ul></ul>
<ol>
<li><strong> Posting Lebih dari Satu Konten.</strong> Siapkan konten awal blog anda lebih dari satu. Lalu buat setiap posting saling berhubungan dengan menautkan link. Sangat baik jika anda <span style="text-decoration: underline;">minimal</span> memposting tiga konten sekaligus di awal peluncuran blog.</li>
<li><strong>Daftarkan ke Search Engine.</strong> Laporkan keberadaan blog anda ke search engine Untuk Google misalnya, anda bisa daftarkan di <a href="http://www.google.com/addurl"title="Google Add Url"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.google.com');">google add url</a>. Masukkan URL blog anda di sana.</li>
<li><strong>Masukkan Posting ke Social Bookmark.</strong> Setiap posting yang telah anda terbitkan tadi, selanjutnya anda daftarkan di sejumlah social bookmark. Seperti misalnya di infogue.com dan lintasberita.com. Tentu sebelumnya anda perlu membuat akun di masing-masing social bookmark tersebut.</li>
<li><strong>Lakukan Ping.</strong> Tidak hanya di satu ping service, tapi lakukan ke sejumlah ping sekaligus. Bagi para member <a href="http://www.rahasiablogging.com/"title="Rahasia Blogging"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.rahasiablogging.com');">Rahasia Blogging</a>, bisa melihat daftar ping service di update terbaru modul empat <a href="http://www.rahasiablogging.com/"title="Rahasia Blogging"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.rahasiablogging.com');">Rumusan Rahasia Blogging</a>. Tambahkan ping service tersebut di blog wordpress anda.</li>
<li><strong>Komentar.</strong> Terakhir, lakukan banyak komentar di blog-blog lain, khususnya di blog yang cepat terindeks di search engine. Anda bisa cek blog target tempat komentar anda dengan mengecek posting terbarunya di search engine. Anda bisa ketikkan judul posting tersebut. Sebagai contoh anda bisa mengecek terindeks tidaknya posting ini di <a href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;q=Cara+Kilat+agar+Blog+Cepat+Terindeks+di+Search+Engine&amp;btnG=Telusuri+dengan+Google&amp;meta=&amp;aq=f&amp;oq="title="Google"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.google.co.id');">Google</a>. Dengan berkomentar di blog yang cepat terindeks, harapannya efek kecepatan terindeks akan menular pada blog anda.</li>
</ol>
<p>Silakan dicoba. Dan jangan lupa ikuti <a href="http://www.jokosusilo.com/2009/06/18/joko-susilo-gelar-kontes-seo-berhadiah-25-juta-rupiah/"title="Joko Susilo Gelar Kontes SEO Berhadiah 25 Juta Rupiah"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">kontes SEO stop dreaming start action berhadiah Rp 25 juta</a>. Sekedar mengingatkan, untuk mengikuti kontes tersebut diharap tidak menggunakan wordpress.com seperti saya cantumkan pada tanya jawab nomor 19 <a href="http://www.jokosusilo.com/2009/06/20/kontes-seo-joko-susilo-stop-dreaming-start-action-dibuka/"title="Kontes SEO Joko Susilo “Stop Dreaming Start ACTION” Dibuka!"  target="_blank" onclick="javascript:urchinTracker ('/outbound/article/www.jokosusilo.com');">di sini</a>.</p>
<p><em><strong>GO! GO! GO!</strong></em></p>
<p>artikel by : Joko Susilo</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yadisyahid.web.id/?feed=rss2&amp;p=178</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H, Minal Aidzin Wal Faidzin</title>
		<link>http://yadisyahid.web.id/?p=175</link>
		<comments>http://yadisyahid.web.id/?p=175#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 07:40:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Sutiyadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Activities]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yadisyahid.web.id/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Ramadhan akan kita tinggalkan, Lebaran datang bagi orang yang berpuasa.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ramadhan akan kita tinggalkan, Lebaran datang bagi orang yang berpuasa.<br />
<a href="http://yadisyahid.web.id/wp-content/uploads/2009/09/lebaran.jpg" ><img class="alignnone size-full wp-image-176" title="lebaran" src="http://yadisyahid.web.id/wp-content/uploads/2009/09/lebaran.jpg" alt="" width="500" height="377" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yadisyahid.web.id/?feed=rss2&amp;p=175</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Fatin Amira Azizah</title>
		<link>http://yadisyahid.web.id/?p=164</link>
		<comments>http://yadisyahid.web.id/?p=164#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 05:40:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Sutiyadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Family]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yadisyahid.web.id/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah wa syukurillah, kehadirannya memberikan kesejukan dan kegembiraan ditengah kesabaran menghadapi ujian dari Alloh SWT. Apakah kita sebagai hambanya lulus dalam mengikuti ujiannya. Bertepatan peringatan Hari Kartini pada tanggal 21 April 2009 malam anak ketigaku lahir dengan normal dan lancar. Kalau anak pertama lahir di RS Islam Cempaka Putih Jakarta, yang ketiga ini lahir di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://yadisyahid.web.id/wp-content/uploads/2009/06/pict0262.jpg" ><img class="alignright size-thumbnail wp-image-171" style="margin: 5px;" title="Fatin Amira Azizah" src="http://yadisyahid.web.id/wp-content/uploads/2009/06/pict0262-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Alhamdulillah wa syukurillah, kehadirannya memberikan kesejukan dan kegembiraan ditengah kesabaran menghadapi ujian dari Alloh SWT. Apakah kita sebagai hambanya lulus dalam mengikuti ujiannya. Bertepatan peringatan Hari Kartini pada tanggal 21 April 2009 malam anak ketigaku lahir dengan normal dan lancar. Kalau anak pertama lahir di RS Islam Cempaka Putih Jakarta, yang ketiga ini lahir di RS Al Islam, Soekarno-Hatta, Bandung. Memang kelahirannya sangat dinantikan karena sudah lebih 40 minggu dilalui tapi sang jabang bayi belum berkenan ingin keluar cepat. Seminggu sebelum kelahirannya, Kakaknya <a href="http://yadisyahid.web.id/?p=8" >Nabila Nur Zahra</a> dan Masnya <a href="http://yadisyahid.web.id/?p=109" >Nabil Luqman Yadika Akbar</a> harus menginap di rumah sakit yang sama selama 6 hari karena terkena BronkoPneumonia (Radang Paru-Paru), masing-masing selama 3 hari. Barulah setelah itu hari berikutnya anak yang kami beri nama Fatin Amira Azizah yang berarti &#8220;<strong>Putri yang terhormat dan dikagumi semua orang</strong>&#8221; lahir ke dunia fana ini.<span id="more-164"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Fatin Amira Azizah</strong> yang sering kami panggil Amira lahir dengan berat 3,4 Kg dan Panjang 52 Cm.  Lahir dengan melalui proses induksi kepada sang bunda. Karena sudah lewat dari waktu kelahirannya 15 April 2009. Menurut analisa dokter proses induksi dilakukan karena air ketubannya sudah menipis. Padahal istri belum pernah merasakan ada keluarnya air ketuban. Tapi karena dokter lebih paham maka kami ikuti saran dokter agar istri di Induksi secepatnya. Memang saat itu saya tidak langsung membawa istri untuk melakukan proses persalinan karena kondisinya kurang Fit, karena sudah 6 hari harus bergantian dengan saya berjaga di Rumah Sakit dalam keadaan hamil tua. Akhirnya hari itu saya minta istri istirahat total seharian dan besoknya baru dibawa ke Rumah Sakit untuk mengikuti petunjuk dokter tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan Alhamdulillah tidak berapa lama dari proses induksi dengan cara diberi infus dan dipasang gelembung karet yg sudah berisi air dengan harapan mempercepat proses pembukaan rahim.  Dan memang tidak kurang dari 6 jam maka Amira pun lahir disampingku.  Karena dari anak pertama sampai anak ketiga ini daku tetap berada disamping istri tercinta memberikan support psikologis kepadanya agar tetap kuat dalam menghadapi proses-proses yang menegangkan bagi setiap wanita yang melahirkan. Alloh Maha Besar, Engkau beri kemudahan dalam persalinan tersebut. Terimakasih kepada Papa dan Mama mertua yang sudah bersusah payah membantu segalanya dalam kehidupanku berkeluarga.  Terimakasih buat Nona dan keluarga yang sudah menjenguk kami. Karena selama di Rumah Sakit lebih kurang 9 hari, belum ada sahabat-sahabat ku baik dari organisasi maupun komunitas yang datang menjenguk. Dan terimakasih buat Mas Endy RCTI yang belum pernah kukenal selama ini memberikan bantuan yang tidak terduga kepada keluargaku.Ternyata pahala sedekah membukakan mataku bahwa berbisnis dengan Alloh SWT akan mendatangkan keuntungan yang berlipat ganda daripada keuntungan bisnis di dunia. Ya Alloh, tolong berikan keistiqomahan kepadaku atas amal ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat datang anakku, kuakan menjagamu sampai hayatku dan membesarkanmu serta menjadikanmu putri terbaik bagi agama dan bangsa ini, semoga nama yang kusematkan kepadamu menjadi do&#8217;a bagi orangtuamu kepadamu. Amin Ya Rabbal &#8216;alamin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yadisyahid.web.id/?feed=rss2&amp;p=164</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Amalan Dzulhijjah dan Hari Raya Idul Adha 1429 H</title>
		<link>http://yadisyahid.web.id/?p=152</link>
		<comments>http://yadisyahid.web.id/?p=152#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 05:30:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Sutiyadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Activities]]></category>

		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<category><![CDATA[amalan dzulhijjah]]></category>

		<category><![CDATA[idul adha 1429 H]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yadisyahid.web.id/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaha Ilallah, wa-Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu
&#8220;Artinya : Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tidak ada Ilah (Sembahan) Yang Haq selain Allah. Dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji hanya bagi Allah&#8220;.
Begitulah gema takbir berkumandang sejak Ashar hingga hari ini, itu menandakan besoknya adalah hari raya  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yadisyahid.web.id/wp-content/uploads/2008/12/001-8.jpg" ><img class="alignleft size-medium wp-image-154" style="margin-right: 5px; margin-left: 5px;" title="idul adha" src="http://yadisyahid.web.id/wp-content/uploads/2008/12/001-8.jpg" alt="" width="150" height="162" /></a><em>Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaha Ilallah, wa-Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu</em></p>
<p>&#8220;Artinya : <em>Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tidak ada Ilah (Sembahan) Yang Haq selain Allah. Dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji hanya bagi Allah</em>&#8220;.</p>
<p>Begitulah gema takbir berkumandang sejak Ashar hingga hari ini, itu menandakan besoknya adalah hari raya  besar bagi Ummat Muslim sedunia, apalagi bagi yang sedang melaksanakan ibadah haji, hari ini adalah puncak peribadatan Haji di Mekkah setelah kemarin melakukan Wuquf di Arafah. Hari ini 8 Desember 2009 seluruh ummat muslim sedunia merayakan hari raya Iedul Adha 1429 H.</p>
<p>Saya ikut bersenang hati karena pada tahun ini tidak ada lagi perbedaan pandangan diantara Muslim Indonesia dalam menetapkan / merayakan Hari besar Keagamaan atau tepatnya Hari Raya Iedul Adha 1429 H sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Ditahun ini 2 (dua) Hari Raya dilaksanakan serentak Seluruh Indonesia. Ini merupakan perkembangan persatuan dan kesatuan yang baik diantara ummat muslim bahwa hendaknya kita senantiasa bersatu dan menjunjung tinggi kalimat Laa Ilaha illallah..Muhammadarrasulullah&#8230;<span id="more-152"></span></p>
<p>Hari ini saya merayakan Hari Raya Iedul Adha 1429 H dikota Bandung, tepatnya di Ujung Berung. bersama keluarga dari pihak Istri dan Anak-anak. Sebelum melaksanakan Iedul Adha ada beberapa amalan yang hendaknya senantiasa kita pelihara sebagai amal kebajikan kita setiap tahunnya.</p>
<p>Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, Rahimahullah, dari Ibnu &#8216;Abbas Radhiyallahu &#8216;Anhuma bahwa Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda : &#8220;Artinya : <em>Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzul Hijjah</em>. Mereka bertanya : <em>Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah ?</em>. Beliau menjawab : <em>Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun</em>&#8220;.</p>
<p>Imam Ahmad, Rahimahullah, meriwayatkan dari Umar Radhiyallahu &#8216;Anhuma, bahwa Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda :  &#8221;Artinya : <em>Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzul Hijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid</em> &#8220;.</p>
<p>Macam-macam Amalan yang Disyariatkan<strong> :</strong></p>
<p><strong>1. Melaksanakan Ibadah Haji dan Umrah </strong></p>
<p>Amal yang paling utama, berdasarkan berbagai hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya, antara lain : sabda Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam: &#8220;Artinya : <em>Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga</em>&#8220;.<br />
Semoga Alloh SWT memberikan kesempatan kepadaku dan keluargaku untuk menunaikan Ibadah Haji.<br />
<strong>2. Berpuasa terutama pada hari Arafah (9 Dzulhijjah).<br />
</strong><br />
Disebutkan dalam hadist Qudsi : &#8220;Artinya : <em>Puasa ini adalah untuk-Ku, dan Aku lah yang akan membalasnya. Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan dan minumannya semata-mata karena Aku</em>&#8220;.</p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, Radhiyallahu &#8216;Anhu, Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda :<br />
&#8220;Artinya : <em>Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun</em>&#8220;. [<strong>Hadits Muttafaq 'Alaih</strong>].</p>
<p>Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah Rahimahullah bahwa Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda :  &#8221;Artinya : <em>Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya</em>&#8220;.<br />
<strong><br />
3.  Takbir dan Dzikir.</strong></p>
<p>Sebagaimana firman Allah Ta&#8217;ala. &#8220;Artinya : &#8230;. <em>dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan</em> ..&#8221;. [Al-Hajj : 28].</p>
<p>Berdasarkan hadits dari Ibnu Umar Radhiyallahu &#8216;Anhuma. &#8220;Artinya : <em>Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir dan tahmid</em> &#8220;. [<strong>Hadits Riwayat Ahmad</strong>].</p>
<p>Imam Bukhari Rahimahullah menuturkan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah Radhiyallahu &#8216;Anhum keluar ke pasar pada sepuluh hari tersebut seraya mengumandangkan takbir lalu orang-orangpun mengikuti takbirnya. Dan Ishaq, Rahimahullah, meriwayatkan dari fuqaha&#8217;, tabiin bahwa pada hari-hari ini mengucapkan : &#8220;<em>Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaha Ilallah, wa-Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu</em>&#8221;</p>
<p>&#8220;Artinya : <em>Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tidak ada Ilah (Sembahan) Yang Haq selain Allah. Dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji hanya bagi Allah</em>&#8220;.</p>
<p>Dianjurkan untuk mengeraskan suara dalam bertakbir ketika berada di pasar, rumah, jalan, masjid dan lain-lainnya. Sebagaimana firman Allah. &#8220;Artinya : <em>Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu ..</em>&#8220;. [Al-Baqarah : 185].</p>
<p>Disunnahkan untuk masing-masing orang bertakbir sendiri-sendiri. Ini berlaku pada semua dzikir dan do&#8217;a, kecuali karena tidak mengerti sehingga ia harus belajar dengan mengikuti orang lain. Diperbolehkan berdzikir dengan yang mudah-mudah. Seperti : takbir, tasbih dan do&#8217;a-do&#8217;a lainnya yang disyariatkan.</p>
<p><strong>4. Taubat serta Meninggalkan Segala Maksiat dan Dosa.</strong></p>
<p>Sehingga akan mendapatkan ampunan dan rahmat. Maksiat adalah penyebab terjauhkan dan terusirnya hamba dari Allah, dan keta&#8217;atan adalah penyebab dekat dan cinta kasih Allah kepadanya. Disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu &#8216;Anhu, bahwasanya Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda.</p>
<p>&#8220;Artinya : <em>Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecemburuan Allah itu manakala seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya</em>&#8221; [Hadits Muttafaq 'Alaihi].</p>
<p><strong>5. Banyak Beramal Shalih.</strong></p>
<p>Berupa ibadah sunnah seperti : shalat, sedekah, jihad, membaca Al-Qur&#8217;an, amar ma&#8217;ruf nahi munkar dan lain sebagainya. Sebab amalan-amalan tersebut pada hari itu dilipat gandakan pahalanya. Bahkan amal ibadah yang tidak utama bila dilakukan pada hari itu akan menjadi lebih utama dan dicintai Allah daripada amal ibadah pada hari lainnya meskipun merupakan amal ibadah yang utama, sekalipun jihad yang merupakan amal ibadah yang amat utama, kecuali jihad orang yang tidak kembali dengan harta dan jiwanya.</p>
<p><strong>6. Disyariatkan pada Hari-hari itu Takbir Muthlaq</strong></p>
<p>Yaitu pada setiap saat, siang ataupun malam sampai shalat Ied. Dan disyariatkan pula takbir muqayyad, yaitu yang dilakukan setiap selesai shalat fardhu yang dilaksanakan dengan berjama&#8217;ah ; bagi selain jama&#8217;ah haji dimulai dari sejak Zhuhur hari raya Qurban terus berlangsung hingga shalat Ashar pada hari Tasyriq.</p>
<p><strong>7. Berkurban pada Hari Raya Qurban dan Hari-hari Tasyriq.</strong></p>
<p>Hal ini adalah sunnah Nabi Ibrahim &#8216;Alaihissalam, yakni ketika Allah Ta&#8217;ala menebus putranya dengan sembelihan yang agung. Diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam.</p>
<p>&#8220;Artinya : <em>Berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu</em>&#8220;. [Muttafaq 'Alaihi]</p>
<p><strong>8. Dilarang Mencabut atau Memotong Rambut dan Kuku bagi orang yang hendak Berkurban</strong>.</p>
<p>Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya, dari Ummu Salamah Radhiyallhu &#8216;Anha bahwa Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda.</p>
<p>&#8220;Artinya :<em> Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya</em>&#8220;.</p>
<p>Dalam riwayat lain : &#8220;<em>Maka janganlah ia mengambil sesuatu dari rambut atau kukunya sehingga ia berkurban</em>&#8220;.</p>
<p>Hal ini, mungkin, untuk menyerupai orang yang menunaikan ibadah haji yang menuntun hewan  kurbannya. Firman Allah. &#8220;Artinya : <em>&#8230;.. dan jangan kamu mencukur (rambut) kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihan&#8230;</em>&#8220;. [Al-Baqarah : 196].</p>
<p>Larangan ini, hanya dikhususkan  bagi orang yang berkurban saja, tidak termasuk istri dan anak-anaknya, kecuali jika masing-masing dari mereka berkurban. Dan diperbolehkan membasahi rambut serta menggosoknya, meskipun terdapat beberapa rambutnya yang rontok.</p>
<p><strong>9. Melaksanakan Shalat Iedul Adha dan mendengarkan Khutbahnya.</strong></p>
<p>Setiap muslim hendaknya memahami hikmah disyariatkannya hari raya ini. Hari ini adalah hari bersyukur dan beramal kebajikan. Maka janganlah dijadikan sebagai hari keangkuhan dan kesombongan ; janganlah dijadikan kesempatan bermaksiat dan bergelimang dalam kemungkaran seperti ; nyanyi-nyanyian, main judi, mabuk-mabukan dan sejenisnya. Hal mana akan menyebabkan terhapusnya amal kebajikan yang dilakukan selama sepuluh hari.</p>
<p>Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya dan menunjuki kita kepada jalan yang lurus. Dan shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad, kepada keluarga dan para sahabatnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yadisyahid.web.id/?feed=rss2&amp;p=152</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
