Fatin Amira Azizah

Alhamdulillah wa syukurillah, kehadirannya memberikan kesejukan dan kegembiraan ditengah kesabaran menghadapi ujian dari Alloh SWT. Apakah kita sebagai hambanya lulus dalam mengikuti ujiannya. Bertepatan peringatan Hari Kartini pada tanggal 21 April 2009 malam anak ketigaku lahir dengan normal dan lancar. Kalau anak pertama lahir di RS Islam Cempaka Putih Jakarta, yang ketiga ini lahir di RS Al Islam, Soekarno-Hatta, Bandung. Memang kelahirannya sangat dinantikan karena sudah lebih 40 minggu dilalui tapi sang jabang bayi belum berkenan ingin keluar cepat. Seminggu sebelum kelahirannya, Kakaknya Nabila Nur Zahra dan Masnya Nabil Luqman Yadika Akbar harus menginap di rumah sakit yang sama selama 6 hari karena terkena BronkoPneumonia (Radang Paru-Paru), masing-masing selama 3 hari. Barulah setelah itu hari berikutnya anak yang kami beri nama Fatin Amira Azizah yang berarti “Putri yang terhormat dan dikagumi semua orang” lahir ke dunia fana ini.

Fatin Amira Azizah yang sering kami panggil Amira lahir dengan berat 3,4 Kg dan Panjang 52 Cm.  Lahir dengan melalui proses induksi kepada sang bunda. Karena sudah lewat dari waktu kelahirannya 15 April 2009. Menurut analisa dokter proses induksi dilakukan karena air ketubannya sudah menipis. Padahal istri belum pernah merasakan ada keluarnya air ketuban. Tapi karena dokter lebih paham maka kami ikuti saran dokter agar istri di Induksi secepatnya. Memang saat itu saya tidak langsung membawa istri untuk melakukan proses persalinan karena kondisinya kurang Fit, karena sudah 6 hari harus bergantian dengan saya berjaga di Rumah Sakit dalam keadaan hamil tua. Akhirnya hari itu saya minta istri istirahat total seharian dan besoknya baru dibawa ke Rumah Sakit untuk mengikuti petunjuk dokter tersebut.

Dan Alhamdulillah tidak berapa lama dari proses induksi dengan cara diberi infus dan dipasang gelembung karet yg sudah berisi air dengan harapan mempercepat proses pembukaan rahim.  Dan memang tidak kurang dari 6 jam maka Amira pun lahir disampingku.  Karena dari anak pertama sampai anak ketiga ini daku tetap berada disamping istri tercinta memberikan support psikologis kepadanya agar tetap kuat dalam menghadapi proses-proses yang menegangkan bagi setiap wanita yang melahirkan. Alloh Maha Besar, Engkau beri kemudahan dalam persalinan tersebut. Terimakasih kepada Papa dan Mama mertua yang sudah bersusah payah membantu segalanya dalam kehidupanku berkeluarga.  Terimakasih buat Nona dan keluarga yang sudah menjenguk kami. Karena selama di Rumah Sakit lebih kurang 9 hari, belum ada sahabat-sahabat ku baik dari organisasi maupun komunitas yang datang menjenguk. Dan terimakasih buat Mas Endy RCTI yang belum pernah kukenal selama ini memberikan bantuan yang tidak terduga kepada keluargaku.Ternyata pahala sedekah membukakan mataku bahwa berbisnis dengan Alloh SWT akan mendatangkan keuntungan yang berlipat ganda daripada keuntungan bisnis di dunia. Ya Alloh, tolong berikan keistiqomahan kepadaku atas amal ini.

Selamat datang anakku, kuakan menjagamu sampai hayatku dan membesarkanmu serta menjadikanmu putri terbaik bagi agama dan bangsa ini, semoga nama yang kusematkan kepadamu menjadi do’a bagi orangtuamu kepadamu. Amin Ya Rabbal ‘alamin.

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

Selamat yan kang atas kelahiran buah hatinya !!! ^_^

Bismillah. semoga putrinya menjadi anak yang sholihah, birul walida’in dan cerdas, berguna bagi dirinya sendiri, keluarga, masyarakat dan negara. amin. barokallahufikum

Leave a comment

(required)

(required)